Saturday, September 3, 2011

KONSEP ENERGI DALAM EKOSISTEM

Thermodinamika :
kajian mengenai panas dan aliran panas dari satu tempat ke tempat lain yang dikendalikan oleh hukum-hukum thermodinamika.

Hukum I (konservasi) :
energi dapat diubah dari satu tipe menjadi tipe lain, tetapi ia tidak pernah diciptakan atau dirusak.

Hukum II (efisiensi, entropi) :
tidak ada proses yang melibatkan suatu perubahan energi secara spontan terjadi kecuali kalau terdapat degradasi energi dari bentuk terpusat menjadi bentuk terpencar (Whenever energy is changed from one form to another, there is always a "loss" of usable energy).

Perilaku energi dalam ekosistem dapat diistilahkan sebagai arus energi, karena transformasi energi berlangsung satu arah. Arus energi berkurang pada setiap tahap.




Produksi Primer :        6 CO2+ 12 H2O ——> C6H12O6+ 6 O2+ 6 H2O

CO2 kadarnya tetap sekitar 0.03 -0.04 % diudara (anthropogenic increase)
(CO2jarang membatasi laju photosynthesis, biasanya dibatasi oleh ketersediaan cahaya atau air)

Produktivitas : jumlah energi yang dibentuk oleh individu, populasi atau komunitas per satuan area dan waktu. (kcal m-2yr-1).
Produktivitas Primer : produktivitas oleh autotrof – (biasanya dibatasi oleh temperatur, N, P atau H2O. Sangat berkaitan dengan leaf area index).
Respirasi (R) salah satu cara merubah energi potensial menjadi energi kinetikdan kerja(pertumbuhan, perawatan, dll.). Panas selalu dihasilkan ke dalam sistem(2nd law).
Gross Primary Productivity (GPP) : energi yang dihasilkan per unit area dan waktu dalam fotosinthesis sebelum R.
Net Primary Productivity (NPP = GPP -R ) : Pertumbuhan tanaman, dalam pengertian energi.

Produksi Sekunder 
Produktivitas sekunder atau konsumer : produktivitas yang dilakukan oleh organisma konsumer (heterotroph).
Budget energi oleh konsumer (atau populasi konsumer) :

                                      E.production = E.ingested - E.respiration - E.feces - E.urine 



Aliran energi dan efisiensinya
Energi dialirkan melalui berbagai tingkat makanan (trophic levels)
Efisiensi pemindahan: 10 %

Rantai makanan : peralihan energi makanan dari sumbernya di ototrof (tumbuhan) melalui sederetan organisme yang mengkonsumsi dan dikonsumsi.

Energi yang mengalir melalui suatu tingkat trofik setara dengan assimilasi total (A) pada tingkat tersebut, atau setara dengan produksi biomassa dan materi organik (P) ditambah respirasi (R).




Rantai makanan terdiri atas dua tipe dasar yaitu :
a. Rantai makanan grasing
b. Rantai makanan detritus

Pola keterkaitan rantai makanan yang satu dengan yang lainnya disebut sebagai jaring makanan.

Suatu ekosistem akan memiliki struktur trofik dengan karakteristik yang tertentu. Struktur trofik dan fungsi trofik dapat digambarkan secara grafikal oleh piramida ekologi. Piramida ekologi dapat digambarkan dalam tiga tipe, yaitu:
(a) piramida jumlah
(b) piramida biomassa
(c) piramida energi

Piramida Biomassa
Pada tiap tingkat di atasnya terdapat :
- Ukuran organisma yang lebih besar
- Lebih sedikit jumlah individu
- Biomassa total lebih sedikit






Download : Bahan kuliah

No comments:

Post a Comment